Pages

Follow Us

10 Agustus 2017

Living a simple life






Performance perlu tapi...

Punya motto hidup ‘simple is better”? sama saya juga ๐Ÿ˜๐Ÿ˜˜. Kata orang pintar, hidup sebenarnya asik dan mudah, yang bikin susah itu gaya hidup lo. Kalau gaya hidup lo sesuai basis/isi dompet lo mah gak apa-apa, tapi klo gaya hidup lo udah dipaksakan yah gitu #SUSAH.

Gue pernah baca artikel social Climbers; orang-orang yang berusaha bagaimanapun caranya agar tetap kelihatan berada di kelas sosial menengah atas. It’s so sad...but true and it’s happening di masyarakat kita, di lingkungan kerja kita, di lingkungan pergaulan kita dan mirisnya di lingkungan Gereja kita??? Yes, No, yes, no...

Sebenarnya performance atau style atau penampilan...u named it, sangatlah penting karena hal itu yang dilihat lebih dulu ketika bertemu dengan orang lain. Namun performance bukanlah soal fisikal semata (baju, sepatu, tas apa yang lo pake, atau mobil apa yang lo pake) namun sebenarnya lebih jauh lagi ‘struktur jiwa” lo gimana (akaiiiii ๐Ÿ˜) , tenang gak, gelisah kah, ramah gak? Itu adalah satu kesatuan yang ringkasnya biasanya terlihat di mata dan senyum lo.
So guys, tas/baju/hp/sepatu...itu nanti, perbaiki dulu performance jiwa lo, kalau hidup lo cukup bahagia, cukup relax, bakalan kelihatan performance lo biar sederhana tetap oke koq...๐Ÿ‘Œ

Stop Bersaing di medsos

Tidak bisa dipungkiri eksistensi media sosial membuat orang menjadi bersemangat untuk membagikan segala hal yang keren atau dipaksakan menjadi keren. Ketika satu orang teman membagikan foto jalan-jalan ke Bali misalnya dan yang lain pun terbakar ingin juga ‘action” walaupun hanya di hotel yang mirip Bali hahahaha (misalnya ya,,,,misal/contoh).

Bersaing di medsos sebenarnya bersifat merusak karena kebanyakan hal-hal yang tampak bahkan tidak nyata, misalnya ada yang pamer perut rata padahal itu hanya photoshoped alias editan. Tanpa sadar kita melihat, mengamati dan kemudian beraksi entah mengcopy, atau malah menghakimi...it’s sick. Well, pada dasarnya manusia memang suka melihat rumput tetangga lebih hijau daripada rumputnya sendiri sehingga dengan adanya medsos makin membuat sepertinya hidup orang lain koq asik banget ya, terus mulai meratapi mengapa hidup gue gak kaya dia, seandainya...seandainya dan seandainya....padahal mungkin saja hidupnya lebih susah tapi dia pandai akting, atau dia pintar edit atau apalah pokoknya gak mungkinlah hidup dia perfect๐Ÿ˜

Kenali diri sendiri

Sangat penting bagi setiap orang untuk mengenali dirinya sendiri, punya prinsip dalam menjalani hidup dan bisa bahagia dengan hal-hal yang sederhana. Dengan tahu kita ini siapa, kita tidak terlalu butuh pujian atau sanjungan dari orang lain untuk kita bahagia atau eksis, toh kita tahu kita bernilai kan.

Kita tidak perlu menjelaskan seberapa penting pekerjaan kita atau jabatan kita atau seberapa cantik atau bertalentanya kita, karena tidak semua orang butuh detailnya kita, biarkanlah orang tahu dari prestasi dan kinerja kita bahkan hal-hal kecil yang kita lakukan bagi sesama.

Setiap kita unik, bernilai dan diciptakan untuk tujuan tertentu, banggalah dengan kesederhananmu karena itulah kekuatanmu๐Ÿ’œ
Share this article now on :

Posting Komentar

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( :-p =))